|
Waspada/Antara
Jum'at, 23 Januari, 2004
*79 Napi Akan Masuk LP Nusakambangan
SEMARANG (Antara): Pesawat terbang Hercules yang
membawa 54 Napi GAM dari Bandara Sultan Iskandar Muda,
Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Kamis (22/1), tiba di
Landasan Udara Angkatan Darat Wira Amur, Ahmad Yani
Semarang pukul 14.22 dengan pengamanan ekstra ketat
personel Polri dan TNI.
Setelah melakukan registrasi ulang di dalam pesawat
Hercules, ke-54 narapidana (Napi) Gerakan
Aceh Merdeka (GAM) yang menjadi rombongan pertama itu,
kemudian dibawa ke LP Pekalongan sebanyak 23 Napi, LP
Ambarawa 10 Napi dan LP Magelang 21 Napi.
Pesawat Hercules milik TNI AU yang mengangkut 54 Napi
GAM tersebut berangkat dari Banda Aceh
pukul 10.00. (Berita keberangkatan baca halaman 15).
Puluhan polisi dan TNI dengan membuat pagar betis di
belakangan pintu Hercules itu, mengamankan
pemindahan Napi GAM dari badan pesawat Hercules ke
truk Polri yang ada di belakang pintu
Hercules.
Satu per satu Napi GAM dalam kondisi tangan diborgol
menuruni tangga Hercules menuju truk Polri.
Ketika masih di pesawat, berdasarkan informasi di
lapangan, Napi GAM itu dalam kondisi terborgol
tangan dan kakinya.
Petugas dari Depkeh Jateng membawa borgol kaki dari
pesawat ke mobil yang secara khusus akan
mengangkut barang-barang milik Napi GAM ke LP tujuan.
Petugas keamanan dari LP akan mengawal mereka ke
tempat tujuan. Dari 54 Napi GAM tersebut,
sebagian besar masih berusia muda.
Kepala Kanwil Departemen Kehakiman dan HAM Jawa Tengah
mengatakan, pemindahan Napi GAM ke
sejumlah LP di Jateng itu disebabkan LP yang ada di
NAD pada saat ini sedang diperbaiki.
Dia mengatakan, tidak ada pembedaan perlakuan antara
Napi GAM dengan Napi lainnya, kecuali dalam pengamanan
yang lebih ketat. Mereka nantinya akan dimasukkan
dalam sel yang berisi tiga sampai tujuh orang.
Marsono menegaskan, pemindahan Napi GAM itu bersifat
tetap, artinya mereka yang divonis hukuman
tiga sampai 20 tahun itu, akan menjalani masa
hukumannya di LP Jateng sampai selesai.
"LP Jateng dianggap sangat kondusif, karena itu mereka
dipindahkan ke sini," katanya. Sebenarnya
di antara Napi GAM tersebut ada dua wanita yang
rencananya akan dipindahkan ke LP Bulu Semarang,
LP khusus wanita, namun akhirnya dibatalkan tanpa
alasan yang jelas.
Ketika ditanyakan apakah di antara yang tiba hari
Kamis ini terdapat Juru Runding GAM, Marsono
mengatakan belum tahu, karena dalam manifes penumpang
tidak ada keterangan secara spesifik
mengenai mereka.
Marsono mengatakan, jumlah Napi GAM yang dipindahkan
ke LP Jateng sebanyak 143 orang dan pada
hari Minggu (25/1) kloter kedua sebanyak 89 napi GAM
akan kembali sampai di Landasan Udara
Angkatan Darat Wira Amur Ahmad Yani Semarang.
Ke-89 Napi GAM kloter kedua nanti akan ditempatkan di
LP Kedungpane Semarang (10 orang), LP
Permisan Nusakambangan (32), LP Kembangkuning
Nusakambangan (22), dan LP Batu Nusakambangan sebanyak
25 Napi. (am) |