| |
|
|
 |
 |
Aceh-Eye
Konflik Aceh
Darurat Militer
Benturan Oprasi Militer
Wanita
Laporan Insiden.. |
 |
|
 |
LAPORAN INSIDEN |
 |
 |
 |
|
Banyak
kasus-kasus kekerasan seksual terhadap
perempuan yang sudah dilaporkan dan akan
dimasukkan ke dalam laporan insiden, dan
informasi tersebut telah diklarifikasi. |
  |
|
|
|
ACEH
RAYEUK |
 |
 |
 |
JANUARI, 2004 |
  |
|
|
|
19 Januari
Pukul 10.00, TNI/Kopassus pos kantor Camat Lhok
Nga menangkap keluarga Tgk Muharram Idris (wapang
Acheh Rayek);
1) Ainul Mardiah Ishak (60), Ibu
2) Jafar Idris (35), Abang, keduanya warga Kp.
Cot Lamkuweuh, Kec. Meraxa.
3) Cut Khairan (20), Istri, sudah pernah
ditangkap sebelumnya.
Semua korban sampai sekarang tidak diketahui
keberadaannya.

15 Januari
Brimob BKO Pos Kantor Purbakala Kp. Jeuneu, Kec.
Peukan Bada menangkap 2 keluarga GAM. Korban adalah :
1) Nurlalila Mukhtar (24), kakak TNA Bunayya
(22),
2) Ratnawati Adnan (24) kakak TNA Zulfikar (22).
Kedua korban adalah warga Kp. Lamtengouh, Kec.
Peukan Bada. Korban ditangkap dengan tuduhan sering
membantu GAM mengantar logistik. |
 |
 |
 |
SEPTEMBER, 2003 |
  |
|
|
|
18 September
Pada pukul 03.00 pagi gabungan pasukan TNI-POLRI
yang menggunakan 7 troop militer melakukan
operasi ke wilayah Ujong Pancu, kecamatan Peukan
Bada, Acheh Besar. Selama operasi tersebut, pada
pukul 7 pagi, TNI menangkap 4 keluarga GAM,
termasuk anak-anak mereka:
1) Erlinawati Zainun (30), dia masih menyusui
anaknya yang berumur 20 hari. Dia ditangkap
bersama anak laki-laki dan bayinya. Mereka
adalah:
1) Yaumil Akram (6)
2) Muhammad Ghadafi (3)
3) Ibnu Arkil (20 hari)
Dia ditangkap karena suaminya, M. Nasir adalah
staf keuangan GAM Acheh Besar.
Hafriani Zainun (27), yang merupakan adik
Erlinawati, juga ditangkap bersama anak-anaknya:
1) Surya (4)
2) Diana (2)
Pada waktu yang sama, tentara juga menangkap
Fitri Abdul Wahab (25) bersama bayinya, Cut Phon
Na (2). Dia ditangkap karena suaminya yang
anggota GAM tidak menyerah.
Pada waktu yang sama pula, tentara menangkap
istri Tgk Muharram, seorang anggota senior GAM
Acheh Besar yang baru saja menikah. Mereka semua
ada warga Desa Lam Keunerom, Kecamatan Peukan
Bada, mereka ditangkan dan ditahan oleh tentara
dan sampai laporan ini dibuat tidak diketahui
keberadaannya. |
 |
 |
 |
AGUSTUS, 2003 |
  |
|
|
|
6 Agustus
Pada pukul 09.00 Brimob dari Polresta Banda
Acheh, datang ke sebuah rumah mencari Rezza dan
mereka menyiksa semua anggota keluarga tyersebut
di Pasar Peunayong, Banda Acheh. Seorang anak
telah ditembak di kakinya. Semua keluarga Rezza,
3 diantaranya perempuan dibawa ke jalan dan
disiksa di depan masyarakat Peunayong sebelum
ditahan. Nama korban perempuan tersebut adalah:
Sakdiah binti Harun (40) ,isteri, Sri
Bahagiawati (18), anak, Sri Wahyuni (16), anak.

5 Agustus
Tentara gabungan di pos Kuta Baro menangkap Yani
binti Ismail (20) di rumahnya di kampung Babah
Jurong, kecamatan Kuta Baro, Acheh Besar. Korban
adalah isteri Azhar (27), anggota GAAM. Sampai
laporan ini dibuat (pertengaha Agustus) dia
masih ditahan dan tentara mengancam akan
menembaknya kalau suaminya tidak menyerahkan
diri.

4 Agustus
Pembunuhan terhadap satu keluarga di Tamiang.
Pembunuhan dilakukan oleh TNI terhadap 2
bersaudara yakni Zulkarnaini Syafii, 16 tahun
dan Rizal Syafii, 20 tahun. Keduanya tinggal di
kampung Tanjung Selamat, kecamatan Bendahara,
Acheh Tamiang. Mereka adalah anggota terakhir
dari keluarga itu yang mana ayah mereka telah
terlebih dahulu dibunuh. Ibu dan adik perempuan
mereka mengalami kekerasan seksual dan telah
pula dibunuh 1 bulan sebelumnya.
Tengku Di Abubakar (50) dan Nurafni (19)
keduanya dari Lam Kruet, kecamatan Lhok Nga
dilaporkan telah pergi ke pos Kopassus Lhok Nga,
Acheh Besar.
Nurafni yang suaminya, Di Saiful, seorang
anggota GAM Acheh Besar ditahan sampai suaminya
menyerah. Sedangkan Di Abubakar, ayah Di Saiful
dibolehkan pulang ke rumah. |
 |
 |
 |
JULI, 2003 |
  |
|
|
|
28 Juli
Halimah binti Harun (67), Cot Seurani, Kecamatan
Muara Batu, rumahnya digerebek oleh anggota TNI
dan merampok hartanya dan mengancam akan
menculik korban dan membakar rumahnya jika
anaknya M. Hasan, seorang anggota GAM, tidak
menyerahkan diri secepatnya ke pos TNI terdekat.

27 Juli
Dalam sebuah swiping besar-besaran telah
dilaporkan bahwa anggota TNI mengumpulkan
orang-orang di kampung Pulau Panyang dan Kampung
Ule Jalan. Banyak wanita mengalami pelecehan
seksual dan ditenjangi oleh tentera. Banyak
warga kampung yang dipukul dengan kayu dan
tentara membentak-bentak warga.

19 Juli
Pada pukul 18.00, Ainol Marziah (40) dari
kampung Meuria Paloh, Kecamatan Muara Dua, Acheh
Utara, ditangkap oleh TNI, posko Batuphat di
rumahnya, Kecamatan Muara Dua. Sampai laporan
ini dibuat keberadaannya tidak diketahui. |
 |
 |
 |
JUNI, 2003 |
  |
|
|
|
Minggu pertama
Juni (tanggal tak pasti) Narfa Irwani binti
Muhammad Hasan (16), Buket Teukueh, Idi Rayeuk,
dilaporkan diperkosa secarama beramai-ramai oleh
8 anggota Brimob yang bermarkas di Pos Keude
Tring. Kejadian ini terjadi 20 hari sebelumnya (sekitar
bulan Mai), namun kasus tidak dilaporkan segera
karena seluruh keluargannya diancam akan dibunuh
bila kasus ini dipublikasikan. Korban dan
keluarganya kini berada tempat yang aman
bersembunyi di kampung terpencil di kecamatan
lain di Acheh. |
 |
 |
 |
MEI, 2003 |
  |
|
|
|
31 Mei
TNI mengerebak rumah Habsyah (50) penduduk
kampung Bayu, Kecamatan Darul Imarah, Acheh
Besar. Ia juga ditakut-takuti karena anaknya
adalah anggota GAM. |
 |
 |
|
|
 |
|
|
  |
|
|
|