FeedbackSubscribeRelated LinksContact Us
 
      KONFLIK ACEH
 
 

 Aceh-Eye Konflik Aceh Darurat Militer Benturan Oprasi Militer Wanita Laporan Insiden..
   LAPORAN INSIDEN
Banyak kasus-kasus kekerasan seksual terhadap perempuan yang sudah dilaporkan dan akan dimasukkan ke dalam laporan insiden, dan informasi tersebut telah diklarifikasi.

   ACEH TIMUR
  FEBRUARI, 2004

1 Februari
Pukul 10.00, TNI BKO Alue Ie Mirah menangkap keluarga anggota TNA. Korban adalah istri dan anak Pang Sagoe TNA D-4 Idi;

1) Darwiah Harun (35), istri
2) Juliana (15), anak
3) Nurasyinah (12), anak
4) Budi Arifin (8), anak
5) Anwar (5), anak

Korban adalah warga Kp. Nek Sa, Alue Ie Mirah. Semua korban diancam tidak akan dibebaskan kalau suaminya tidak segera menyerahkan diri.


  JANUARI, 2004

19 Januari
Pukul 11.30, TNI/Kostrad BKO Keude Pliek menangkap anggota keluarga Syahrul (TNA). Korban adalah:

1) Salmawati Khamis (32), Istri, Kp. Lhok Dalam, Idi Rayek,
2) Tajul Arifin (13), Anak laki-laki,
3) Rafsanjani (1,5) bayi laki-laki

Semua korban ditahan di pos TNI/Kostrad Kp. Lhok Dalam, Idi Rayeuk. korban diamcam tidak akan dibebaskan kalau suaminya tidak segera menyerahkan diri.



3 Januari

Brimob BKO Seuneubok Baro, Idi Cut melakukan operasi militer dari rumah ke rumah di kawasan Kp. tersebut. Dalam operasi tersebut banyak anak-anak gadis diperkosa, termasuk janda. Banyak korban pemerkosaan takut melapor, karena setelah melapor, TNI menghilangkan saksi korban. Korban pemerkosaan yang meminta diri mereka untuk dilaporkan adalah;

1) Kak Cut Nurdin (30), janda
2) Nila Nasruddin (25), gadis
3) Dekna Zailani (25), gadis
4) Wardah Ibrahim (22), gadis


  DESEMBER, 2003

8 Desember
Pukul 9.00, TNI BKO Banda Alam, menggerebek rumah keluarga seorang anggota TNA, M Yusuf Idris 23 yrs, Kp. Panton Rayek M, Keudee Geupula, Kec. Banda Alam. Dalam insiden tersebut, aparat menyiksa seluruh keluarga M. Yusuf Idris

1) Nuraida 40 yrs Ibu kandung Yusuf
2) Maliarnida 10 yrs adik M.Yusuf
3) Zulkifli Idris 3 yrs adik bungsu M Yusuf.

Setelah disiksa, semua korban ditangkap dan dibawa bersama aparat. Namun ketiganya telah dibebaskan.



Pukul 10.00, TNI BKO Bandar Dua menggerebek rumah seorang anggota TNA, Abdul Wahab bin Ahmad 23 yrs, Kp. Panton Rayek A, Kec Bandar Dua. Aparat TNI tidak bisa menemukan angota TNA, sehingga menyiksa dan menangkap orang tua Abdul Wahab:

1) Tgk Ahmad 60 yrs, ayah Abdul Wahab
2) Kamariah 54 yrs ibu Abdul Wahab

Selain itu aparat juga menangkap, Nurhayati 40 yrs, Kp. Panton Rayek A, ibu kandung anggota TNA, Iskandar Daud 21 yrs. Korban pada saat ditangkap dalam keadaan sakit di rumahnya. Sedang semua keluarga lain termasuk adik-adik Iskandar telah melarikan diri dari rumah, untuk menghindari teror dari aparat TNI.



9 Januari

TNI/Polri melarang semua bidang dan pewarat untuk bekerja di rumah sakit di kawasan pedalaman Acheh Timur (Peureulak). Semua rumah sakit dipedalaman dijadikan pos TNI/Polri. Aparat mencurigai rumah-rumah sakit tersebut sering mengobati anggota TNA yang luka-luka atau sakit. Seorang bidang rumah sakit pedalaman Idi Rayek, Absab 30 yrs, yang sedang hamil disiksa sampai gugur kandungan, gara-gara dituduh mengobati anggota TNA.


  OKTOBER, 2003

11 Oktober
Pasukan TNI dari SGI/Rajawali pos Idi Rayek telah menahan Muliawani binti Ahmad, 25 tahun, dari Kampung Lhok Jok, di daerah Peudawa Rayek. Korban telah ditangkap dari rumah di kampung itu kerana suaminya, Ridwan, merupakan Komandan Operasi TNA untuk daerah Peudawa Rayek. Nasib korban masih tidak diketahui.



20 Oktober

Satu pasukan bersepadu TNI dan Polri telah menjalankan operasi di Kampung Alue Kumba, Ranto Seulamat. Kesemua penduduk kampung telah dikumpulkan di satu tempat. Lelaki dan wanita telah diasingkan. Setelah menyoal dan menyiksa penduduk-penduduk kampung, pihak TNI juga telah mengganggu para wanita secara seksual. Pihak TNI juga telah mencuri lima buah motosikal milik penduduk kampung tersebut.



23 Oktober

Setelah berlakunya pertempuran senjata antara TNA dan Brimob polis Indonesia do Kampung Matang Kunyet, Bagok, pegawai Brimob telah menembak mati seorang rakyat sipil, Abdullah Meuluweuk, 49 tahun. Beliau merupakan seorang penduduk Kampung Seuneubok Buloh, Idi Cut.


  SEPTEMBER, 2003

20 September
Tentara-tentara TNI menyiksa seorang perempuan, Nursiah Yusuf (28 tahun), dari Seunebok Simpang, Darul Aman, daerah Idi Cut. Korban adalah isteri Razali, seorang sipil, yang diculik oleh TNI 2 bulan yang lalu dan masih dilaporkan hilang.



TNI menyiksa seorang perempuan, Nurhalimah (25 tahun), dari Seunebok Simpang, Darul Aman, daerah Idi Cut. Korban adalah isteri tentara TNA yang telah syahid beberapa waktu yang lalu. Korban dipakaikan baju bergaris-garis, di ikat dan diinterograsi. Saat ini korban dalam kondisi yang kritis.



21 September

Sekelompok pasukan tentara berbalik dan menghancurkan perabot dan harta benda rumah penduduk dan mengambil semua benda-benda berharga, termasuk pakaian Tgk. Ishak Daud. Pada waktu bersamaan tentara-tentara tersebut menculik isteri Tgk. Ishak Daud, Cut Rostina binti T. Ismail (27 tahun) dari rumahnya. Kedua anak mereka, Muhammad Ambiya Afifuddin (2 tahun) dan Annisa ( 9 bulan), juga ditangkap. Keluarga Tgk Ishak Daud dibawa ke KODIM Langsa, dan dibebaskan beberapa hari kemudian.



25 September

Pasukan TNI menyiksa seorang perempuan tua yang bernama Ainol Mardiah Abdul Hadi (51 tahun), yang berasal dari desa Keumeuneng I, Darul Aman, Idi Cut. Dia dipukul sampai tulang rusuk sebelah kiri patah.


  JULI, 2003

11 Juli
Dalam sebuah operasi TNI menyiksa warga sipil, dilaporkan Saiful Zakaria (25), Hasballah (35), Ridwan (28) dan Hasyim (25) dari Bukit Pala dan dilucuti. Beberapa perempuan, Alina Mustapa, Mariyana Armiya, Aminah Ridwan (20), Wardah Karim (30), Saleha Abubakar (32) telah ditelanjangi di depan publik dan mengalami kekerasan seksual. Semua perempuan itu dari Lhok Paya, Peurelak.


  MEI, 2003

21 Mei
Sebuah mayat ditemukan yang telah rusak, dia diidentifikasi sebagai mayat Mariah Muhammad (32) seorang ibu dari Idi Cut, Acheh Timur.

 

 
 
  Copyright © 2012. aceh-eye.org all rights reserved. Pendapat dan saran silahkan kirim email kepada: programmes@eyeonaceh.org