|
Sejak
1990an pembantaian besar-besaran yang dilakukan oleh
militer Indonesia di Timor-Timur menggunakan senjata
yang dibeli dari pemerintah asing, darisana diketahui
bahwa pemerintah asing telah melatih dan
mempersenjatai militer Indonesia serta ikut terlibat
dalam berbagai aksi.
Hingga tahun 1990an, Pemerintah Amerika Serikat
kemudian menjatuhkan sangsi berupa embargo
perlengkapan militer bagi Indonesia, dan menghentikan
pendidikan militer serta berbagai kerjasama lainnya
terkait
bidang militer.
Namun pemerintah Inggris tetap meneruskan pengiriman
suku cadang dan peralatan yang disebut "tidak
mematikan" dimana pada waktu yang sama mereka juga
mengutuk penggunaan pesawat jet Hawk yang digunakan
untuk melakukan pemboman, apa yang disebut oleh
militer Indonesia sebagai penyerangan terhadap
pemberontak; bahkan tank Scorpion buatan Inggris itu
juga digunakan untuk melakukan penyisiran di kota-kota
dan desa-desa, dimana sebagian besar yang menjadi
korban adalah masyarakat sipil. Meskipun konflik telah
berlangsung bertahun-tahun, pemerintah Indonesia lebih
memilih untuk tidak menanggapi permintaan Pemerintah
Inggris agar persenjataan itu tidak digunakan dalam
operasi di Aceh - juga di wilayah nusantara lainnya.
Setelah perdebatan hebat di Amerika Serikat, embargo
senjata akhirnya dihentikan - pemerintah dan pihak
militer Amerika Serikat kini terjalin dengan militer
Indonesia. Bahkan Inggris dan Australia pun ikut dalam
pendidikan serta latihan bersama untuk mendorong
pembaharuan. |