|
Serambi Indonesia
Kamis, 18 December, 2008
LHOKSUKON: Beberapa unit kilang kayu (shawmill) ilegal
di kawasan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, kini sudah
ditutup. Bahkan, beberapa di antaranya seperti di Desa
Tanah Merah dan Desa Bidari tidak ada lagi gergajinya
di lokasi itu. Padahal, empat bulan lalu di daerah
tersebut berderetan kilang kayu ilegal.
Kepastian ditutupnya beberapa kilang kayu ilegal itu
dilihat langsung oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf,
saat berkunjung ke kawasan itu dua hari lalu.
Penutupan itu juga tak lepas dari perintah Gubernur
kepada geuchik di kawasan itu dan Kapolres Aceh Utara
saat ia melakukan kunjungan sebelumnya ke daerah
tersebut beberapa bulan lalu.
“Ketika saya berkunjung ke kawasan itu beberapa bulan
lalu, saya menemukan beberapa kilang kayu yang tidak
berizin. Kemudian, saya meminta geuchik dan Kapolres
agar segera menghentikan operasional kilang kayu itu.
Dengan telah ditutupnya kilang kayu itu berarti
perintah tutup ternyata sudah dipatuhi. Semoga, kasus
ini tidak terulang lagi,” kata Irwandi kepada Serambi
di Lhokseumawe, Rabu (17/12).
Kepada Kapolres Aceh Utara, Gubernur berharap supaya
tak ada lagi kilang kayu ilegal di Langkahan, Cot
Girek, dan sejumlah daerah lainnya. Karena dengan
banyaknya kilang kayu akan makin bertambah jumlah
penebang kayu ilegal. Sebab, tindakan itu akan
menyebabkan malapetaka seperti banjir, tanah longsor,
dan angin topan.
Sementara Kapolres Aceh Utara, AKBP Yosi Muhammartha,
menyatakan selama ini pihaknya telah melakukan
pencegahan. Malah, sebutnya, hampir setiap hari
anggota Polres melakukan patroli ke daerah pedalaman.
“Dengan adanya operasi itu, ternyata berhasil mencegah
bertambahnya kilang kayu ilegal dan beberapa di
antaranya telah ditutup,” kata Kapolres.
Sementara berdasarkan amatan Serambi yang ikut bersama
rombongan Gubernur ke Langkahan, juga terlihat
beberapa kilang kayu yang sebelumnya bertengger di
tepi sungai Tanah Merah, kini telah tutup. Malah
bangunan yang telah dibangun telah ambruk, termasuk di
Desa Bukit Linteung dan Bidari telah membongkar
shawmill-nya.(ib) |