|
TEMPO Interaktif
Minggu, 24 Desember, 2006
Medan: Kepala Balai Taman Nasional Gunung lauser,
Wiratno mengatakan banjir yang terjadi di Aceh Tamiang
memastikan disebabkan perambahan hutan liar. "Banjir
di Aceh karena illeggal Logging dan kami ada datanya"
ucap Wiratno ketika dihubungi Tempo, Minggu 24/12.
Wiratno mengatakan, Kawasan TNGL seluas 200 ribu
hektar daerahnya meliputi Aceh Tamiang sehingga dampak
dari kerusakan hutan TNGL mempengaruhi wilayah
tersebut. Kejadian perambahan telah berlangsung
bertahun dan telah terjadi pembiaran.
Seperti beberapa daerah di Aceh yang terkena Banjir,
Aceh Tamiang juga terkena banjir pada Jumat 22/12 lalu.
Banjir di kawasan ini menyebabkan puluhan orang belum
diketahui nasibnya dan ratusan pengungsi. Daerah ini
sempat terisolir karena beebrapa ruas jalan tergenang
air. |