|
Posko Bakornas
27 Desember, 2006
Berdasarkan laporan Satkorlak PB tanggal 26 Desember
2006 tercatat korban meninggal akibat bencana banjir
di Kab. Langkat Prov. Sumut sebanyak 12 orang tewas,
dan 7 orang hilang. Sebanyak 9.699 rumah terendam,
diperkirakan pengungsi sebanyak 44.189 jiwa. Sebagian
pengungsi mengalami ISPA, diare dan gatal-gatal.
Gubernur Sumut selaku Ketua Satkorlak PB telah
menyerahkan bantuan tanggap darurat berupa uang Rp. 50
juta, Bakornas PB sebesar Rp. 50 juta, bantuan
logistik sebanyak 30 ton dan mobil tangkir air 2 unit.
Tim SAR masih terus melakukan evakuasi korban dan
dropping makanan ke lokasi pengungsi yang terisolir .
Perahu karet yang telah dioperasikan sebanyak 17 unit
yang bermesin maupun tidak bermesin milik SAR Medan,
Satpol Air Polda Sumut, Dinkes Sumut, SAR Langkat,
Satkorlak Sumut, dan Kodam-I/BB serta Lantamal I
Belawan.
Sementara itu, perkembangan bencana banjir di Provinsi
NAD berdasarkan laporan Satkolak PB Prov. NAD sampai
dengan 26 Desember 2006 tercatat 7 kab/kota dilanda
banjir, korban meninggal sebanyak 69 orang dengan
rincian sebagai berikut: Kab Aceh Utara 4 orang, Aceh
Tamiang 44 orang, Gayo Lues 10 orang, Bener Meriah 11
orang. Pengungsi tercatat sebanyak 367.752 jiwa dengan
rincian : Aceh Utara 128.558 jiwa, Aceh Tamiang
203.722 jiwa, Gayo Luwes 4.290 jiwa, Aceh Timur 28.765
jiwa, Bireun 1.396 jiwa, Bener Meriah 11.021 jiwa.
Rumah rusak yang telah terdata sebanyak 10.323 unit,
dengan rincian Aceh Tamiang 9.868 unit, Gayo Luwes 336
unit, Bener Meriah 62 unit, Lhok Seumawe 119 unit.
Kebutuhan mendesak antara lain selimut, family kit,
tikar, kompor, beras, minyak goreng, air mineral, mie
instan dan tenda. Khusus untuk Kab. Bener Meriah
diperlukan peralatan evakuasi dan pembersihan timbunan
longsor serta jembatan balley. |