|
Harian Analisa
Wednesday, May 6, 2009
Banda Aceh: Proses penghitungan suara sah hasil Pemilu
legislatif 2009 tingkat DPR-RI dan DPD dari Aceh di
tingkat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat yang
dilaksanakan Selasa (5/5), di Hotel Borobudur, Jakarta
Pusat, dilaporkan berlangsung lancar.
“Alhamdulillah proses penghitungan suara untuk
Provinsi Aceh sangat lancar dan kita tidak mendapatkan
keberatan apapun dari saksi partai politik dan
DPD,”kata Wakil Ketua Komisi Independen Pemilihan
(KIP) NAD, Ilham Syahputra yang dihubungi melalui
telpon. Ilham yang juga menjabat sebagai Ketua
Kelompok Kerja (Pokja) Penghitungan Suara KIP Aceh
mengatakan, penghitungan untuk Aceh dimulai sekitar
pukul 10.00 WIB dan berakhir pukul 11.00 WIB.
Dalam proses penghitungan tersebut saksi Partai Golkar
sempat menanyakan apakah kasus Aceh Timur sudah
diselesaikan. Ilham mengatakan hasil rekapitulasi yang
dikirimkan ke KPU Pusat adalah rekapitulasi yang telah
tuntas pembahasannya. Artinya, kasus Aceh Timur telah
tuntas rekapitulasi suaranya.
Anggota KIP NAD lainnya, Nurjani Abdullah juga
mengatakan hal serupa. Menurutnya, persoalan
rekapitulasi yang terkait dengan teknis sudah kita
selesaikan tuntas di Aceh, namun untuk masalah
pelanggaran pidana akan diteruskan Panitia Pengawas
Pemilu (Panwaslu).
“Jadi hasil rekapitulasi yang kita laporkan ini sudah
tuntas direvisi sehingga ketika proses rekapitulasi di
tingkat KPU Pusat tidak ada lagi masalah yang
bermunculan atau ada saksi partai yang keberatan,”
kata Nurjani.
Untuk perolehan suara sah DPR-RI dari Aceh, peringkat
pertama adalah Partai Demokrat dengan perolehan
751.475 suara (40,87 persen), Partai Golongan Karya (Golkar)
193.631 suara (10,53 persen), Partai Keadilan
Sejahtera (PKS) 130.278 suara (7,08 persen), Partai
Persatuan Pembangunan (PPP) 113.580 suara (6,17 persen),
dan kelima Partai Amanat Nasional (PAN) 107.953 suara
(5.87 persen). Suara sah untuk DPR-RI 1.838.915 dan
suara tidak sah 427.798.
Untuk tingkat DPD, peringkat pertama Abdurrahman BTM
dengan perolehan suara 234.118 (13,27 persen), Bachrum
Manyak 172.417 (9,78 persen), Ahmad Farhan Hamid
121.747 suara (6,90 persen) dan TA Khalid 101.808
suara (5,77 persen). Suara sah 1.763.811 dan tidak sah
502.902 dari 3 juta lebih pemilih. (mhd) |