|
Serambi Indonesia
Senin, 4 Mei, 2009
BANDA ACEH: Puluhan mahasiswa dari berbagai kampus di
Banda Aceh kembali berunjuk rasa di Bundaran Simpang
Lima, Banda Aceh, Minggu (3/5). Mereka meminta Komisi
Independen Pemilihan (KIP) di Aceh lebih selektif
memutakhirkan daftar pemilih tetap (DPT) Pilpres, Juli
2009. Mereka yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa
Muhammadiyah (IMM) berkumpul di Bundaran Simpang Lima,
Banda Aceh, sekitar pukul 10.00 WIB. Selain berorasi,
para mahasiswa yang sebagian diikuti mahasiswi
mengusung poster.
Intinya, mereka meminta penetapan DPT pilres 2009 oleh
KIP yang dijadwalkan, 13 Mei 2009, lebih selektif dan
valid. Sedangkan kepada masyarakat, mereka meminta
supaya lebih proaktif mendaftar diri kepada panitia
pendaftaran pemilihan, terutama bagi mereka yang belum
terdaftar saat pemilu legislatif, 9 April lalu. “Satu
suara sangat menentukan masa depan untuk lima tahun ke
depan. Oleh karena itu, KIP Aceh harus mengoptimalkan
sosialisasi kepada masyarakat tentang begitu
pentingnya suara dari setiap pemilih,” teriak
koordinator aksi, Sefri Kurniawan.
Petugas Poltabes Banda Aceh tampak siaga mengawal dan
menertikan lalu lintas saat unjuk rasa itu berlangsung.
Tak ada kemacetan. Aksi berjalan tertib, mahasiswa
juga membagikan selebaran kepada pengguna jalan. Isi
selebaran itu di antaranya mengajak masyarakat
mendaftarkan diri sebagai pemilih pada pilpres
mendatang. Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wib
itu berakhir sekitar pukul 12.00 Wib (sal) |