|
Harian Analisa
Kamis, 23 April, 2009
Lhokseumawe: Ribuan warga pemegang paspor terancam
kehilangan hak pilihnya pada Pemilihan Presiden (Pilpres)
Juli 2009 karena mereka akan berangkat dalam waktu
dekat ini ke luar negeri.
Kepala Unit Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian
Kantor Imigrasi Lhokseumawe, Mulyadi Selasa (21/4)
mengatakan, jumlah pemegang paspor dari Januari sampai
Maret 2009 mencapai 2.975 orang.
Mereka berasal beberapa kabupaten yang mengurus paspor
di Kantor Imigrasi Lhokseumawe sebagai calon TKI,
berobat ke Penang, melihat saudara di Malasyia dan
menjadi TKI di beberapa negara..
Menurut Mulyadi, ribuan warga lainnya yang juga
memiliki paspor terancam tidak bisa memilih karena
mereka akan berangkat ke luar negeri dalam beberapa
bulan mendatang. Dari jumlah tersebut yang terbanyak
terdaftar sebagai TKI dan pelancong Antara lain
berasal dari Kabupaten Aceh Utara, Lhokseumawe dan
Bener Meriah.
Dikatakan, warga yang telah memiliki paspor terdiri
dari 65 persen wanita dan 35 persen laki-laki. Selain
ke Malaysia, ada calon TKI ke Arab Saudi dan Singapura.
Walau pelaksanaan Pilpres sudah dekat, tambah Mulyadi,
imigrasi tidak berhak melarang warga untuk pergi ke
luar negeri, karena hal tersebut merupakan hak mereka.
(mar) |