FeedbackSubscribeRelated LinksContact Us
 
      POLITIK DI ACEH
 
 

 Aceh-Eye Politik di Aceh Partai Lokal..
   PARTAI POLITIK LOKAL DI ACEH
12 Lembaga Lokal, Nasional dan Internasional Pantau Pemilu di Aceh

Suara Karya Online
Rabu, 1 April, 2009

BANDA ACEH: Sebanyak 12 lembaga, baik lokal, nasional, maupun dari luar negeri, akan melaksanakan pemantauan dan survei pelaksanaan Pemilu legislatif 2009, di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

Ketua Pokja Pemantauan Komisi Independen Pemilihan (KIP) NAD Nurjani Abdullah, di Banda Aceh, Selasa (31/3), mengatakan, khusus lembaga nasional dan luar negeri sudah mendapat akreditasi dan izin dari komisi pemilihan umum (KPU).

Sementara lembaga lokal, baru satu, sedangkan lainnya masih dalam proses perizinan.

Dari 12 lembaga itu, pemantau lokal sebanyak tujuh lembaga, yakni KNPI Kabupaten Pidie Jaya, E-Comommunity for Aceh Resources Development (CARD), Titian Keadilan, KPM Nurani Aceh, Atjeh Security Group (ASG), Ikatan Badan eksekutif Mahasiswa dan Pemuda, dan Forum LSM Aceh.

Lembaga nasional adalah Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia, Lembaga Penelitian Pendidikan, Penerangan, Ekonomi dan Sosial (LP3ES), dan Lembaga Survei Indonesia (LSI).

LP3ES dan LSI hanya melakukan survei dan LSI juga melakukan penghitungan cepat untuk nasional.

Sedangkan lembaga luar negeri hanya dua, yakni The Carter Center dan Uni Eropa. Khusus Uni Eropa hanya melakukan survei dan penghitungan cepat, sedangkan The Carter Center memantau pelaksanaan Pemilu di sejumlah kabupten/kota.

Nurjani menyatakan, untuk lembaga lokal, hampir seluruhnya melakukan pemantauan dengan daerah cakupan berbeda-beda.

Dia menyebutkan, pemantauan pemilu memang diatur dalam Peraturan KPU No.45/2008 yang mendapat persetujuan dari KPU untuk nasional dan luar negeri, sedangkan di daerah harus ada persetujuan dari KPU provinsi dan kabupaten/kota.

Berdasarkan peraturan, lembaga yang diperbolehkan untuk memantau atau mensurvei Pemilu harus memenuhi beberapa syarat, di antaranya sumber dana harus jelas dan tidak memihak salah satu partai politik peserta pemilu. "Selain itu mereka berkewajiban memberikan laporan hasil pemantauan kepada KIP," katanya.

Hasan Tiro

Sementara itu, deklarator Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Hasan Tiro akan memantau kesiapan Partai Aceh dalam pelaksanaan Pemilu 9 April mendatang dari Malaysia.

"Hasan Tiro hanya memantau pemilu di Aceh dari Malaysia karena ia Warga Negara Asing (WNA) dan menurut aturan tidak mungkin menjadi juru kampanye untuk Partai Aceh," kata Juru Bicara Partai Aceh Adnan Beuransah, di Banda Aceh, kemarin.

Menurut dia, Hasan Tiro direncanakan pulang ke Aceh untuk memantau pelaksanaan pesta demokrasi karena merupakan yang pertamakalinya diikuti partai politik lokal. Keikutsertaan partai lokal merupakan amanah nota kesepahaman (MoU) damai Helsinki.

Adnan mengatakan, jika Hasan Tiro datang ke Aceh pada masa-masa kampanye meskipun hanya untuk memantau dikhawatirkan akan terjadi salah persepsi, karena warga Aceh akan menyambut kedatangannya dan dianggap sebagai kampanye Partai Aceh.

Karena adanya kekhawatiran tersebut, maka Hasan Tiro hanya akan memantau dari Malaysia. Ia dilaporkan tiba di Malaysia Selasa pagi dari Swedia yang merupakan tempat tinggalnya sejak keluar dari Aceh.

Partai Aceh akan melaksanakan kampanye terakhirnya pada 1 April 2009 di seluruh Aceh. Untuk Daerah Pemilihan I akan dipusatkan di Stadion Harapan Bangsa Lhongraya, Banda Aceh.

Menurut Adnan, kampanye tersebut akan diisi dengan doa bersama dan suguhan tari tradisional Aceh. Ia memperkirakan ribuan massa akan memadati halaman stadion.

Suasana menjelang kampanye rapat umum Partai Aceh sudah terasa sejak Senin (30/3). Di Kantor Pusat Partai Aceh di Banda Aceh sejak dua hari terakhir dipadati massa dari berbagai daerah, akibatnya ruas Jalan SA Mahmudsyah sempat mengalami kemacetan. Partai Aceh terus menggalang massa dari berbagai golongan.

Tampak Kantor Pusat Partai Aceh, Selasa, dipadati tukang becak yang antri menunggu pembagian kaus dan poster. (Ant)

 
 
  Copyright © 2012. aceh-eye.org all rights reserved. Pendapat dan saran silahkan kirim email kepada: programmes@eyeonaceh.org