|
Harian Global
Senin, 12 Juni, 2006
Partai Bintang Reformasi (PBR) Provinsi Nanggroe Aceh
Darussalam (NAD) akan menjadi partai lokal. Itulah
hasil keputusan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) VI
yang dilaksanakan tanggal 10 dan 11 Juni 2006 di Hotel
Regina Banda Aceh.
Keputusan itu ditetapkan setelah pemilihan kepada
daerah (Pilkada). ”Itu salah satu poin keputusan
peserta Rapimwil,” kata salah seorang peserta Drs
Abdurrahman kepada Global seusai penutupan Rapimwil,
Minggu (11/6) di Banda Aceh.
Sementara itu Sekretaris PBR NAD Mukhlis Mukhtar SH
menyebutkan, Rapimwil juga memutuskan, apabila PBR
tidak lolos verifikasi untuk menjadi peserta pemilu
pada tahun 2009, maka besar kemungkinan PBR NAD akan
membentuk partai lokal di Aceh. “Bila tidak lolos di
pemilu 2009, maka 60 persen peserta rapimwil mendukung
agar PBR untuk menjadi partai lokal,” tegasnya.
Untuk penyaringan bakal calon ketua DPW PBR NAD untuk
periode lima tahun mendatang, panitia akan membuka
masa pendaftaran sejak hari ini (11 Juni 2006-red)
hingga tanggal 10 Juli 2006.
Seusai rapim sejumlah calon sudah menyatakan
kesediaanya akan maju sebagai kandidat. Antara lain,
Drs Tgk H Ameer Hamzah (ketua sekarang), Mukhlis
Mukhtar SH (Sekretaris sekarang), TA Khalid (ketua DPC
Lhokseumawe), Fauzi M Amin (ketua DPC Pidie), Sri
Darmawan (ketua DPC Aceh Besar), Basri Arita, Harmen
Nuriqmat dan Iskandar SH dari Gayo Lues.
Dalam rapimwil PBR juga dibahas masalah calon kandidat
gubernur dan Bupati serta bakal walikota yang akan
diusung oleh PBR. Untuk calon Gubernur Rapimwil
memutuskan akan mengusung nama H Tamlicha Ali sebagai
Calon Gubernur dan Mukhlis Mukhtar SH sebaga Cawagub.
Sementara untuk daerah tingkat II yang sudah final
Aceh Besar yang mendukung pasangan Dr Bukhari Daud
sebagai calon Bupati berpasangan dengan Anwar Ahmad.
Kandidat Walikota Lhokseumawe akan diusung nama Ir H T
A Khalid yang juga ketua PBR Kota Lhokseumawe yang
saat ini sedang menjabat sebagai ketua DPRD Kota
Lhokseumawe. Untuk Aceh Singkil akan mengusung nama H
Supriadi SH atau yang lebih populer dipanggil nama
Oyon. Untuk calon bupati Kabupaten Aceh Timur PBR
sudah menyatakan akan mendukung Ir Zainal Abidin
sebagai calon bupati setempat “Nama-nama yang sudah
kita sebutkan tadi merupakan keputusan Rapimwil.
Sementara yang belum akan kita tunggu perkembangan,”
ungkap Rahman. |