|
Serambi Indonesia
Kamis, 1 April, 2010
Tambang Rakyat Diresmikan
BLANGPIDIE: Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal
Ibrahim, melarang penambang luar masuk dan melakukan
kegiatan penambangan di daerahnya. Dia menegaskan hal
itu saat meresmikan pengolahan penambangan rakyat
Koperasi Bukit Indah dan sosialisasi penambangan yang
baik di Desa Suka Damai, Kecamatan Lembah Sabil,
Selasa (30/3).
Dihadapan undangan yang hadir di antaranya Wakil Ketua
DPRK, Drs Rusman Alian, para kepala dinas, badan dan
kepala kantor setempat, Akmal menjelaskan, pengolaan
emas lebih diutamakan ke rakyat Abdya. “Hanya bagi
yang punya KTP Abdya dibolehkan. Dengan syarat,
melaksanakan sistem yang diterapkan, yaitu tidak
berakibat buruk terhadap kehidupan manusia,” tegasnya.
Disamping itu, terhadap masyarakat penambang yang
bernaung di bawah KSU Bukit Indah juga tidak akan
dipungut retribusi. Retribusi dipungut dari pembeli
atau penampung emas yang diatur dan diawasi pemerintah
daerah setempat. Pembeli juga diwajibkan menggunakan
timbangan digital agar masyarakat tidak tertipu.
Bupati Akmal mengingatkan, KSU Bukit Indah di Suka
Damai, Lembah Sabil, merupakan milik rakyat sehingga
koperasi diharuskan melayani masyarakat yang membawa
batu mengandung emas untuk diolah. “Apakah batu emas
yang dibawa masyarakat lembah Sabil, Manggeng,
Blangpidie atau Babahrot harus diterima untuk diolah
dengan ongkos murah,” tegasnya.
Kemudian yang lebih penting lagi, kata Bupati Akmal,
kegiatan penambangan mineral emas tidak dibenarkan
dengan cara sembarangan sehingga akan membuat celaka.
Penambangan rakyat mengolah batu mengandung mineral
emas menerapkan sistem yang ramah lingkungan.
Sementara Kadis Pertambangan dan Energi Abdya, Ir
Musyawir MT melaporkan, acara peresmian penambangan
rakyat KSU Bukit Indah di Suka Damai sekaligus
dilaksanakan sosialisasi tentang pertambangan rakyat
mineralisasi emas yang baik. Pematerinya berasal dari
Tim Pusat Pendidikan dan Latihan Teknologi Mineral dan
Batubara (Tekmira) Departemen Energi dan Sumber Daya
Mineral di Bandung.(nun) |