FeedbackSubscribeRelated LinksContact Us
 
      PENGEMBANGAN EKONOMI
 
 

 Aceh-Eye Pengembangan Ekonomi Investasi Asing Minyak dan Gas..
   INVESTASI ASING - MINYAK DAN GAS
Pengusaha Malaysia Berminat Bisnis Lintah

Serambi Indonesia
Selasa, 28 Oktober, 2008

BANDA ACEH: Pengusaha Malaysia menyatakan minatnya untuk berbisnis lintah dengan provinsi Aceh. Demikian diutarakan seorang pengusaha Malaysia yang bergerak dibidang trading (pemasaran), Sawoul Hamed bin Osen, dalam pertemuan dengan pemerintah Aceh di Aula Serbaguna Gubernur Aceh, Senin (27/10).

“Mengantisipasi permintaan lintah yang tinggi, kami berniat melakukan kerjasama dengan Aceh,” kata Sawoul.

Kepada wartawan dijelaskan bahwa binatang penghisap darah tersebut sangat dibutuhkan sebagai bahan baku di bidang kesehatan, seperti obat bius dan kosmetika. Di Malaysia katanya, telah cukup banyak pengusaha yang bergerak di bidang ini dan lintah juga telah dibudidayakan.

“Di Malaysia, harga satu kilogram lintah sekitar 65 - 70 ringgit. Lintah yang kita butuhkan yang besar, ada warna hijau di atas dan coklat di bawah. Lintah tersebut nanti akan kita ekspor lagi ke negara lain dalam bentuk setengah jadi,” ujarnya.

Sawoul merupakan salah satu dari 54 delegasi anjuran Joint Business Council IMT-GT dan Dewan Perniagaan Melayu Malaysia Pulau Pinang (DPMMPP), yang diundang hadir dalam pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Aceh.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Razali AR, menjelaskan bila lintah sangat banyak terdapat di Aceh dan hidup liar di sawah-sawah. Bila memang pengusaha Malaysia berminat, pihaknya akan berupaya mengumpulkan atau melakukan budidaya lintah.(yos)

 
 
 
  Copyright © 2007. aceh-eye.org all rights reserved. Pendapat dan saran silahkan kirim email kepada: webmaster@aceh-eye.org