|
Australia Indonesia Partnership
Siaran Media
Jum'at, 26 Januari, 2007
Hari ini, visi untuk memiliki generasi baru petugas
kesehatan yang professional di Aceh menunjukkan
kemajuan dengan diserahkannya kembali Politeknik
Kesehatan (Poltekkes) sebagai pusat pelatihan
kesehatan penting yang dibangun kembali oleh Program
Kemitraan Australia Indonesia untuk Rekonstruksi dan
Pembangunan, sebuah inisiatif Pemerintah Australia.
Pusat pelatihan untuk petugas kesehatan di Nanggroe
Aceh Darussalam (NAD) ini, kini dilengkapi dengan
berbagaj laboratorium nutrisi, mikro biologi, dan
kesehatan lingkungan.
Poltekes ini merupakan pusat pelatihan kesehatan
penting di NAD. Fasilitas ini sebelumnya hancur
terkena dampak tsunami Desember 2004 lalu, dan
mengakibatkan banyak petugas kesehatan dan murid-murid
tewas.
Pemerintah Australia menyediakan A$550,000 untuk
pembangunan, pengadaan peralatan dan penyediaan
perlengkapan belajar dan pelatihan untuk
mengoperasikan laboratorium-laboratorium yang lengkap
ini, yang mana sebelumnya adalah asrama-asrama
mahasiswa.
Pemerintah Australia juga membantu meningkatkan
kemampuan para dosen dan pelatih dengan memperkenalkan
metode pengajaran berpokok pada permasalahan saat
melatih petugas-petugas kesehatan di Aceh.
Wakil dari AusAID, Raha Roggero, hadir saat acara
serah terima dan menekankan pentingya lembaga-lembaga
pelatihan untuk fokus kepada metode pengajaran praktis
dan memperbaiki kualitas pembelajaran agar sesuai
dengan standar nasional Indonesia.
Kepala Departemen Kesehatan Poltekkes, Zailani
mengatakan, Poltekkes kini lengkap kembali dan siap
untuk melakukan tanggung jawabnya untuk melatih para
petugas kesehatan di Nanggroe Aceh Darussalam.
“Saya percaya fasilitas dan peralatan yang diberikan
kepada laboratorium-laboratorium Poltekkes akan
bermanfaat bagi masyarakat Aceh dan akan membantu kami
menyediakan pengalaman belajar berkualitas tinggi bagi
siswa-siswa angkatan 2006,” ujar Zailani.
Informasi lebih lanjut:
Kate Shanahan (Program Manager AusAID) - 0651 740
7549. |